"Hakekat perkembangan pada suatu mahluk hidup atau organisme adalah sesuatu yang alami (natural). Artinya setiap mahluk hidup pasti dan tidak dapat menghindar dari berlangsungnya proses perkembangan pada dirinya'

*********  

Orang tua saya bukan ahli seksologi. Tiba-tiba saja mereka saling cinta. Tanpa sadar, hormon mereka menguasai sistem saraf pusat. Terjadi kenikmatan dan penghamburan berjuta-juta Spermatozoid. Bersatu dengan inti sel telur. Seiring waktu bergulir, mereka berhasil menciptakan keturunan.

Orang tua saya bukan seorang dokter atau ahli gizi. Spontan mereka bisa merawat bayi yang masih di dalam usia kandungan. Memberi apa yang ia butuhkan dan tahu, harus bagaimana ketika akan melahirkan.

Dengan cara mereka, lingkungan yang tanpa buku-buku pengetahuan, toh mereka bisa mendidik manusia.

Dari mereka saya bisa tahu bagaimana caranya berjalan, apa yg harus di makan dan apa yang harus dihindari.

Ternyata, ada perbedaan yang sangat mendasar terhadap perkembangan hewan dan manusia. Coba buktikan, sehebat apapun kita melatih Dogi dan Mongky tetap saja Anjing dan moyet itu tidak dapat membuat karya-karya seperti halnya buatan tangan manusia. Kecuali Hewan Animasi.

Pertanyaanya adalah sudah kah kita memahami proses pertumbuhan dan perkembangan manusia ? 

Yakinlah, kita mampu mengendalikan manusia lainya jika memahami dan mengetahui potensi sebenarnya dari manusia itu sendiri.

Dengan kesimpulan, dari keluarga lah, awal saya mengenal bagaimana saya harus hidup sebagai manusia. Apa jadinya jika saya di pelihara oleh hewan ? Sebagai contoh, lihat Tarzan.

Bersambung.....