Harapan bukan sekedar ungkapan, ia berakar dari hati yang paling dalam.
Tercapai atau tidaknya sebuah keinginan, sungguh hanya Dia yg di atas lah pengendali dan pemegang remot kontrol kehidupan.
Kita hanya bisa berfikir berdasarkan "perangkat" standard bawaan manusia. Yakni, Otak dan indera lainya.
Ketika jiwa dan fisik kita mulai rusak, serahkan pada teknisi handal. TUHAN !
Namun, sesama manusia pun pasti tidak setuju. "Nanti ada perlu baru datang ba dekat"
Tapi, entah lah. Pikiran pencipta tidak bisa di ukur dalam kurun waktu yang begitu cepat.
Namun, sesama manusia pun pasti tidak setuju. "Nanti ada perlu baru datang ba dekat"
Tapi, entah lah. Pikiran pencipta tidak bisa di ukur dalam kurun waktu yang begitu cepat.

Tidak ada komentar: